Tidak sedikit yang datang ke jalur ini karena penasaran. Ada yang sekadar ingin tahu, ada yang merasa punya “panggilan”, ada juga yang hanya ikut-ikutan. Awalnya terlihat menarik. Terasa berbeda. Tapi dari sekian banyak yang mencoba masuk, hanya sedikit yang benar-benar bertahan. Sisanya pelan-pelan mundur. Bukan karena gagal, tapi karena mulai sadar kalo ini bukan sekadar hal yang bisa dijalani setengah hati.
Banyak yang kira ini soal berani. Semakin nekat, semakin cocok. Padahal malah sebaliknya. Yang terlalu terburu-buru biasanya yang paling cepat mundur. Dunia ini bukan tentang siapa yang paling berani melihat, tapi siapa yang cukup stabil untuk tetap tenang saat melihat. Karena ketika sesuatu mulai terbuka, yang diuji bukan nyali, tapi batin. Dan yes, tidak semua orang siap untuk itu.

Ada juga yang mengira kepekaan itu anugerah tanpa sisi lain. Padahal sensitivitas itu seperti pisau bermata dua. Di satu sisi, ia membuat seseorang lebih peka terhadap hal-hal gaib. Tapi di sisi lain, ia juga bisa membuka pintu pada hal-hal yang belum tentu siap dihadapi. Banyak yang akhirnya terjebak dalam pikirannya sendiri. Sulit membedakan mana rasa, mana sugesti, mana kenyataan. Di titik ini, bukan dunia luar yang berat, tapi di dalam diri sendiri.
Belum lagi soal niat. Niat juga menentukan arah. Ada yang masuk karena ingin terlihat kuat, ingin punya sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. Jalur macam ini biasanya tidak bertahan lama. Cepat atau lambat, realita akan mengikis semua yang dibangun dari ego ego sesaat itu. Beda dengan yang datang untuk memahami, untuk mencari keseimbangan, atau sekadar ingin lebih dekat dengan dirinya sendiri. Jalur ini mungkin lebih ‘sepi’, tapi lebih kuat.
Dan satu hal yang jarang dibicarakan, dunia ini tidak selalu indah. Tidak semua pengalaman terasa nyaman. Tidak semua yang ditemukan memberi rasa tenang. Ada fase di mana seseorang harus berhadapan dengan hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dengan mudah. Di sinilah banyak yang memilih berhenti. Pada akhirnya, tidak semua orang harus berada di jalur ini. Dan itu tidak apa-apa.
Tidak semua perjalanan harus ditempuh, dan tidak semua pintu harus dibuka.
