Seorang praktisi supranatural sudah selayaknya memiliki sebuah altar pribadi.

Altar ini dapat digunakan untuk sarana puja, blessing media, ataupun ritual lainnya.

Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tata letak altar yang biasa saya gunakan sehari-hari.

Posisi altar dibagi menjadi 9 bagian

timur utara, timur tengah, timur selatan

utara tengah, tengah tengah, selatan tengah

barat utara, barat tengah, barat selatan

Pada kasus altar saya, pembagian ini hanya bersifat imajiner, tidak perlu terlalu kaku.

  1. Posisi timur utara merupakan tempat bagi media atau entitas sebagai sarana puja, ‘kartu AS’ saya disana.
  2. Posisi timur tengah merupakan tempat media atau entitas yang bertanggung jawab akan keilmuan-keilmuan yang saya miliki.
  3. Posisi timur selatan merupakan tempat item perlambangan api (dalam hal ini tempat lilin atau api puja)
  4. Posisi utara tengah merupakan tempat media atau entitas yang bertanggung jawab akan keilmuan-keilmuan yang saya miliki, sama seperti poin 2 posisi timur tengah.
  5. Posisi tengah tengah merupakan tempat saya meletakan offering, sajen, kopi, minyak, minuman, dll.
  6. Poisis selatan tengah merupakan tempat item berupa wand (tongkat sihir) dan pisau.
  7. Posisi barat utara merupakan tempat saya menyimpan media yang akan diritualkan.
  8. Posisi barat tengah merupakan tempat saya menyimpan media yang akan diritualkan, sama seperti poin 7 posisi barat utara.
  9. Posisi barat selatan merupakan tempat item berupa lonceng. disini juga saya menyimpan kalung, cincin atau minyak yang biasa saya pakai.

Demikian tata letak altar yang biasa saya gunakan, mohon maaf karena tidak boleh mengambil foto, jadi saya mengambil ilustrasi foto dari google*.

*gambar dari http://getwallpapers.com/

http://getwallpapers.com/collection/wicca-wallpapers

Category
Tags

No responses yet