Dalam dunia supranatural, kiriman penyakit dikenal dengan sebutan sakit non medis. Penyebutan ini karena tenaga medis tidak bisa menemukan penjelasan mengenai sakit yang diderita oleh pasien.

Dalam setiap penyakit non medis yang dikirim, biasanya akan diikuti oleh penyakit medis. Hal ini untuk menghindari ditemukannya sumber penyakit.
Contoh kasus, penyakit non medis yang dikirim adalah santet paku, posisi di kepala. Penyakit medis yang sengaja dikirim adalah, gejala pusing, gejala vertigo, gejala migrain. Hal ini bertujuan agar saat diperiksa oleh tenaga medis akan didapatkan penyakit medisnya terlebih dahulu. Setelah tak kunjung sembuh baru cek keseluruhan ternyata ada paku di kepala pasien, dan saat diketahui nyawa pasien sudah tidak dapat tertolong lagi.

Lalu bagaimana cara pencegahannya?
Yang pertama dan paling utama adalah mendekatkan diri kepada Tuhan pencipta seluruh alam semesta, karena segala sesuatu yang terjadi pasti atas ijin Beliau dan selalu ada pelajaran yang bisa dipetik.
Selanjutnya adalah dengan mencegah masuk, yakni proteksi. Proteksi ini ada banyak cara, mulai dari menggunakan amalan, keilmuan, khodam, olah energi, dan lain sebagainya. Proteksi bisa dipelajari sendiri atau minta bantuan kepada praktisi yang mumpuni dibidangnya.
Jika penyakit non medis sudah terlanjur masuk, maka harus dibersihkan dulu sebelum memasang proteksi, masih sama dengan proteksi, pembersihan ini bisa dengan amalan, keilmuan, khodam, olah energi, sarana yang memang bisa digunakan untuk membersihkan penyakit, dan lain sebagainya.
Sarana yang umumnya bisa dipakai adalah, daun kelor, kelapa gading, air pantai, garam kasar, asap dupa/menyan, tanaman andong (Hanjuang), bambu kuning, dan lain sebagainya.

Tags

No responses yet