Mohon ijin kepada para Sepuh, Leluhur, para Guru serta penekun spiritual supranatural lainnya untuk menjelaskan ulang mengenai Nama Gaib agar terlepas dari kutuk karena bahasan dikumpulkan dari berbagai sumber.

Dalam dunia Spirit Keeper nama entitas gaib menjadi hal yang “sangat” penting, karena melalui nama gaib tersebut Keeper dapat melakukan “perintah” kepada gaibnya.
Keyakinan ini bukan tanpa dasar, karena banyak kasus bagi keeper baru dan senang membagikan nama dari entitas gaib miliknya pernah diusili dengan gaib miliknya diambil paksa.
Entitas gaib saat dipanggil namanya mau tidak mau, suka tidak suka akan langsung datang kepada si pemanggil. Akan tetapi pastikan nama yang dipanggil adalah sebenar benarnya nama mereka, lalu pastikan kita memanggil dengan suatu tujuan, bukan sekedar “iseng”, bisa bisa di sikat kalo cuma iseng.

Kenapa nama gaib itu sangat penting tetapi dalam beberapa kasus saat melakukan custom conjurer (pengisian spirit pendamping melalui kecocokan dengan keeper) malah tidak mendapat namanya?
Seperti penjelasan di atas, nama dari entitas gaib sangat penting, mau tidak mau, suka tidak suka, akan langsung cusss gaibnya ke lokasi pemanggil. Beberapa entitas kelas “atas” enggan memberikan namanya saat proses conjure, hal ini dapat disebabkan banyak hal, namun yang paling umum saya temui karena
|| energi gaib cocok dengan keeper, hanya saja gaib belum yakin memberikan namanya
|| keeper harus menemukan nama gaib sendiri, biasanya kasus ini terjadi jika keeper memang menekuni supranatural (bukan hanya user)

Pertanyaan selanjutnya, lalu bagaimana nasib kami para “user” yang tidak mendapat nama gaibnya? Nah, disinilah letak pentingnya suatu vessel. Vessel sendiri merupakan media untuk dijadikan “rumah” atau tempat tinggal suatu gaib.
Bagi gaib yang tidak memberikan namanya, biasanya akan memberikan alternatif, pemanggilannya bisa dengan nama baru yang diberikan, atau melalui vessel yang diberikan kepada keeper.
Untuk pemberian nama baru, keeper tinggal menentukan nama yang cocok untuk gaibnya, hal ini agar nama asli dari gaib tersebut tidak tersebar.
Untuk pemanggilan dengan vessel, keeper hanya perlu memanggil gaib yang ada di vessel A (misalnya), otomatis gaib yang terkoneksi dengan vessel tersebut akan datang.
Tapi kan, bisa saja vessel terlihat oleh praktisi nakal, lalu manggil dengan metode yang sama? benar, tetapi tidak akan datang, karena pemilik vessel bukan dia, kecuali praktisi nakal tersebut tau nama asli dari gaib yang ada disana, baru bisa dipanggil.

Penjelasan diatas dapat diterapkan jika keeper hendak berpergian, vessel dapat disimpan di rumah dan jika perlu atau membutuhkan entitas gaib tinggal dipanggil dengan nama atau media vessel.

Category
Tags

No responses yet