Halo, akhirnya bisa bikin artikel lagi setelah laptop yang digunakan sehari-hari pensiun.
Selamat datang di Dharma Supranatural, kali ini saya akan membahas soal gaib salonan. Istilah gaib salonan ini populer sekitar 20165-2018. Secara umum berarti gaib yang menyerupai/meniru wujud gaib lain. Misalnya, kintilanak, nyalon sehingga jadi dayang-dayang, kan beda kasta lah ceritanya.

ilustrasi khodam kuntilanak

Dalam perjalanan di dunia supranatural, saya membagi gaib salonan menjadi 3 garis besar.

  1. Gaib yang nyalon karena dukun
    Biasanya ini dilakukan atas 2 alasan besar, pertama karena permintaan klien, kedua untuk nipu. “udah, kamu jadi jawara saja, biar maharnya naik” kata seorang dukun kepada gaib genderuwo
  2. Gaib yang nyalon karena emang suka nyalon
    Untuk kasus kali ini saya membagi menjadi 2 lagi, yang pertama biasanya emang suka nyalon buat ngerjain para praktisi pemula, dukun pemula, orang awam yg dibutakan kekuatan/tahta, dan sejenisnya. Mereka biasanya nyalon untuk menjebak manusia agar mereka semakin kuat dengan cara meminta sajen atau dipuja. Adapun jenis kedua adalah mereka yang Nyalon agar wujud aslinya tidak diketahui umum. Biasanya mereka adalah gaib sepuh yang sudah malas mengurusi manusia-manusia serakah. Bisa saja seorang gaib Ksatria menyamar menjadi buto ijo karena hampir setiap hari selama ribuan tahun ada saja yang datang ke Beliau untuk minta kesaktian.
  3. Yang terakhir adalah gaib nyalon karena permintaan keeper.
    Hal ini biasanya dilakukan keeper yang sudah ekspert, karena mereka ingin selalu terlihat rendah diri. Mereka juga tidak ingin terlihat memiliki pendamping yang ‘wah’, ingin terlihat biasa saja pokoknya.
ilustrasi khodam ksatria macan putih

Nah, itu dia garis besar gaib salonan yang sudah berhasil saya petakan. Jadi jangan langsung percaya jika ada orang yang masih sering maksiat punya khodam pertapa, cek ulang salonan atau bukan.

Category
Tags

No responses yet