Dalam bahasa Indonesia, blessing memiliki arti berkat. Padanan kata lainnya adalah restu. Biasanya digunakan ketika meminta ijin kepada orang tua atau yang dituakan.

ilustrasi blessing via artificialintelligence-news.com

Penggunaan blessing dalam dunia supranatural sangat beragam, jika meminjam istilah ‘benefit spirit keeper’ blessing ini multifungsi, tergantung siapa yang memberikan, dan apa yang diberikan. Misalnya blessing dari orang tua, biasanya berupa doa, perlindungan agar selalu selamat, rejeki agar mudah dalam harta, wibawa agar anaknya selalu didengar oleh orang sekitarnya, dll.
Di supranatural sendiri, blessing lebih merujuk kepada energi yang diberikan kepada suatu media, masih sejalan dengan pengertian aslinya energi ini memiliki tujuan dan fungsinya masing-masing.

Kita ambil contoh blessing dari salah satu Penguasa danau, ini berarti entitas gaib tersebut memberikan sebagian energinya kepada media tertentu agar memiliki manfaat dan dapat membantu si praktisi. Blessing dari salah seorang guru besar sebagai tanda ijasahan suatu padepokan/yayasan, ini artinya bahwa guru besar tersebut memberikan sebagian energi dirinya kepada orang/murid agar jika diterawang akan diketahui bahwa si a,b,c ini dari padepokan ini atau yayasan ini. Contoh terakhir misalnya blessing dewa/dewi, biasanya blessing dari dewa/dewi ini bisa dilakukan secara massal jika ada hari raya dari dewa/dewi tersebut. Kita ambil jika jalur private ya, Blessing dewa/dewi cendrung spesifik terhadap salah satu fungsi, misalnya untuk proteksi menggunakan blessing dari Dewa Siva atau Dewa Ganesha. bisa juga menggunakan blessing dari Dewi Durga, atau misalnya untuk kerjekian bisa menggunakan blessing dari Dewi Laksmi. Sama seperti contoh kasus sebelumnya, blessing dewa/dewi berarti dewa/dewi tersebut memberikan sebagian energi mereka untuk mencapai tujuan si praktisi tersebut.

ilustrasi ganesha via cyberspaceandtime.com

Siapakah yang bisa mengambil atau meminta blessing ini? Jawabannya adalah kita semua. Kita semua bisa meminta doa dari orang tua kita, bisa meminta berkat dari guru-guru kita, bisa meminta restu dari pemuka agama kita. Kita juga bisa meminta berkat dari guru besar padepokan tempat kita menimba ilmu. Dalam kasus meminta blessing dari entitas gaib, diperlukan sedikit pengalaman untuk urusannya, karena banyak entitas gaib kelas bawah atau negatif sering mengaku-ngaku bahwa mereka adalah entitas gaib positif atau tinggi kedudukannya. Tujuannya agar kita terperdaya dan malah menduakan Tuhan yang Maha Esa.

Category
Tags

No responses yet